Langit yang selalu cerah bagaikan tersihir untuk selalu tampak mendung dan rasa sesak dalam dada selalu mengikuti kemana pun kaki akan melangkah. Itulah rasa yang umumnya dirasakan saat mengalami akhir menyedihkan dari sebuah cerita cinta atau akrab kita sebut putus cinta. Segalanya bagai nampak tidak menyenangkan, tidak bersahabat, dan menarik nafas panjang menjadi pengiring saat kita mencoba mengingat kembali kenangan – kenangan indah bersamanya. Hingga akhirnya untuk beberapa saat merasa menjadi manusia paling menyedihkan di dunia sampai lupa bagaimana cara untuk tersenyum dan tertawa meski banyak kejadian menyenangkan yang terjadi di sekitarnya.
Sihir dari putus cinta sama dahsyatnya dengan sihir jatuh cinta. Sama – sama memiliki kemampuan untuk berbuat hal – hal yang diluar akal sehat. Keduanya memiliki kemampuan untuk mengubah seseorang menjadi orang lain. Jika saat jatuh cinta akan membuat orang yang terkena virusnya terkena sindrom cengar – cengir alias selalu tersenyum setiap saat. Ketika virus cinta itu hilang dan digantikan oleh kuman – kuman penyebab sakit hati membuatnya akan terus meratapi dengan tangis yang tiada habisnya. Dulu saat kegiatan melihat si dia menjadi rutinitas tiap harinya, namun tiba – tiba rutinitas untuk menghindar dan tak ingin melihat wajah orang yang pernah bertahta dalam hati ketika kita tak lagi mengikat kasih dan cinta dengannya sebagai seseorang yang “spesial” akan menjadi hukum tak terbantahkan dalam tiap detiknya.
Waktu – waktu luang yang dimiliki hanya dihabiskan dengan pandangan lurus ke depan, tatapan kosong, namun dengan pikiran selalu memutar rekaman – rekaman indah yang makin membuat miris hati yang mengingatnya. Seperti ending sinetron yang mudah ditebak, pada akhirnya akan ada bulir – bulir air bening yang menetes di kedua pipi orang yang hatinya lebih dulu menangis. Tangisan yang berisi lirik – lirik dengan berbagai kata “mengapa”.
“mengapa hal ini harus terjadi dengan kita?”
“mengapa harus begini jadinya?”
“mengapa dia tega dengan kita?”
Dan masih banyak lagi pertanyaan mengapa yang seharusnya mampu kita jawab sendiri. Selain melamun yang secara tiba – tiba menjadi hobi, efek lain yang ditimbulkan adalah Mendengarkan lagu – lagu menyedihkan, dan mendengarkan lagu – lagu yang pernah menjadi lagu kebersamaan atau memiliki kenangan – kenangan khusus, menjadi jadwal yang wajib diikuti. Baru kemudian bersepeda mengitari kota tanpa tujuan dianggap suatu hal lumrah dan disebut sebagai refreshing. Meski pada akhirnya entah sadar atau tidak stir yangdikendalikan akan mengarah ke tempat dimana pernah terjadi suatu hal indah disana. Yang membuat segalanya pantas disebut kenangan. Tentu dapat ditebak,menangis adalah hal yang akan selalu dilakukan. Bagai menelusuri berbagai macam jalan, tapi hanya ada satu jalan di ujungnya. Layaknya melakukan suatu hal dengan tangisan sebagai garis akhirnya. Meski hal – hal percuma yang dilakukan hanya akan membawa pada rasa pedih dan tangis pilu, tapi sedikit orang yang mencoba untuk segera bangkit dan membuang itu semua. Kebanyakan justru terlena dengan rasa sakit itu, atau bahkan menikmatinya.
Meskipun bagi sebagian orang, putus cinta merupakan hal yang wajar, sewajar perasaan jatuh cinta yang mampu mengubah dunia. Namun ada pula orang yang menganggap putus cinta adalah hal yang luar biasa dengan menaggapinya berlebihan. Seseorang pernah berkata padaku bahwa putus cinta adalah dimana seseorang akan memposisikan dirinya kembali seperti semula. Yang dulunya sebelum mengenalnya masih bisa menjalani hari dan tertawa, mengapa kini tidak bisa? Mungkin memang butuh waktu untuk belajar menjalani hari tanpa seseorang yang dulunya selalu ada untuk sekedar berbagi suka dan luka, canda serta air mata dan kini telah tidak ada lagi untuk melakukannya.jika boleh menymbang pendapat, bagiku putus cinta merupakan akhir sebuah cerita tentang mengenal seseorang dan bersiap membuka lembaran baru untuk mengenal orang lain. Kita sebagai remaja masih punya banyak waktu untuk mengenal lebih banyak lagi lawan jenis kita. Jangan sampai hanya karena kata putus, membuat dunia kita menjadi hancur dan tidak bersemangat hingga menjauhdan menarik diri dari lawan jenis adalah keputusan terbaik.
Didunia yang sangat luas ini tercipta 2 hal yang pasti akan selalu ada. Ada hitam, ada putih. Ada jahat, ada baik. Dan ada pertemuan pasti ada perpisahan. Didunia ini memang tak ada pertemuan yang abadi, dan mengutip dari penulis novel “cinta pertama” bahwa layaknya pertemuan, perpisahan pun tak ada yang abadi.
So, buat kamu – kamu yang baru putus atau ditinggal kekasih hati, ga’ perlu menjauh dan memutuskan tali persaudaraan antara keduanya. Meski awalnya sulit, tapi bersahabat pasti akan jauh lebih indah dari bermusuhan. Dan jangan pernah berpikir bahwa segalanya telah berakhir. Buktikan pada dunia kalau kamu mampu lebih baik tanpa dia. Teruslah gapai cita – cita dan torehkan prestasi sebanyak mungkin hingga membuat orang yang telah meninggalkanmu merasa menyesal karena telah membuang mutiara yang tak ternilai harganya.
Come on friends, it’s time to you!
2 komentar:
memang cinta itu sulit untuk dimengerti namunn kita tak boleh tenggelam berlama-lama dalam naungan kesedihan yang beghitu memilukan. Semoga kakak dapat melepaskan diri dari jeratan sisi negatif cinta.
Bwt temenq Tiara, yg mungkin mau membaca post ini, jgan brsedih teruz y! ! Semangat jalani hidup! !
Poskan Komentar