Ketika rasa dan asa lenyap seketika lalu pergi entah kemana, saat hasrat dan mimpi ikut lebur dalam semua hal yang telah lalu, semua hal berubah menjadi hampa. Kosong dan tak bermakna.
Jika hal ini pernah terjadi padamu, izinkan aku menggambarkan apa yang terjadi padamu.
Waktu berlalu begitu cepatnya sampai aku tak pernah merasa telah mewarnai hariku hari ini. Begitu pula kemarin dan kemarinnya lagi. Seperti kehilangan semangat hingga tak tahu harus melakukan apa. Segalanya terasa tak lagi menarik. Meski terkadang hati ini berbisik “ingin”, tapi yang kulakukan hanya terpekur diam dan tak melakukan apapun.
Rasanya sulit ketika harus menceritakan kembali bagaimana rasa bahagia itu. Seperti hal itu telah lama sekali kita tidak ingat. Semuanya jadi membosankan, monoton, tak ada lagi gairah untuk berjalan cepat, tertawa lepas.
Pernahkah kau mengalaminya? Saat semuanya terasa hambar. Saat tak ada hal lain yang ingin dilakukan selain diam dan mencoba melamunkan apa yang ingin dilamunkan. Mencoba menerka – nerka apa yang sedang otak kita pikirkan. Mencoba mencari apa yang ingin kita inginkan. Tapi akhirnya jalan terakhir yang dilakukan hanyalah diam, dan menatap apapun dengan pandangan kosong. Dan menganggap apapun seperti bergerak cepat sedangkan kita terjebak dalam dunia kita sendiri. seperti melihat dunia ini hanya dipenuhi dua warna. Hitam dan putih.
Sendiri itu ternyata tidak menyenangkan. Dan sendirian ternyata memiliki keadaan yang lebih parah dari itu.
Saat merasa kesepian, dalam diam otak ini membangun semua hal seperti apa yang diinginkan. Yang tidak terjadi dalam kenyataan. Tapi akhirnya semuanya hancur dengan kata bosan. Bosan tidak melakukan apapun. Bosan tidak tahu harus melakukan apa. Bosan karena tidak tahu harus bagaimana. Semuanya jadi serba rumit dan akhirnya mempengaruhi ego kita. Memaki keadaan adalah jalan yang selalu dipilih untuk mengekspresikan perasaan.
Tahukah kalian saat aku menulis ini akupun sedang memaki keadaan?
Karena aku sangat tak suka diam. Benci sendiri, apalagi sendirian.
Jika kalian ada yang sangat bisa menikmati rasa sendiri itu, tolong ajarkan padaku.
0 komentar:
Poskan Komentar